Rabu, 07 Desember 2011

warga negara dan negara


Sejarah Jepang


Awal Mula Terjadinya Jepang
Jepang kini sudah dikenal masyarakat dunia bukan lagi sebagai negara berkembang melainkan sebagai negara maju.. Hal ini dibuktikan dengan merajalelanya produk-produk yang beredar dengan lebel Negara Matahari Terbit tersebut. Seperti konsumsi (rumah makan), barang elektronik, transportasi, pakaian, dan bahan baku lainnya bahkan atom & nuklir.
Jepang sendiri adalah negara yang tidak begitu luas dibandingkan dengan Indonesia. Namun Jepang sudah mampu mengalahkan negara-negara Asia lainnya. Luas negara Jepang sendiri adalah + 378.000km2 (ada pula yang menyebutkan hanya 370.000 km2). Itu berarti hanya 1/25 (seper dua puluh lima) dari negara Amerika. Bahkan cenderung lebih kecil dari Kalifornia.
Berdasarkan keadaan geografis dan sejarahnya, Jepang dibagi menjadi sembilan kawasan dari 47 prefektur. Kesembilan wilayah tersebut adalah Hokkaido, Tohoku, Kanto, Chubu, Kinki, Chugoku, Shikoku, Kyushu, dan Okinawa. Sedang empat pulau utamanya adalah Hokkaido, Honshu, Shikoku, dan Kyushu.
Selain dikenal sebagai product monster, Jepang juga dikenal sebagai negara misteri karena penuh tanda tanya dan sejarah. Mulai dari agama, bahasa, kebudayaan, penduduk, hingga awal terjadinya kepulauannya. Jika Amerika ditemukan oleh Colombus?, maka tidak begitu dengan Jepang.
Awal terjadinya kepulauan Jepang dimulai pada masa Palaozoic. Kala itu Jepang masih merupakan dasar lautan. Setelah memasuki masa Mesozoic, dasar lautan yang dimaksud mengalami perubahan dan membentuk daratan yang menyambung dengan Asia. Namun, pada akhir periode III masa Cenozoik, daratan tersebut kembali ke dasar laut.
Pada periode IV masa Deluvium, dasar laut tersebut timbul kembali dan sekali lagi menyatu dengan Asia. Setelah mengalami banyak perubahan alam dan cuaca, pada zaman es ke-3 (Dilivium), daratan yang menyatu dengan Asia ini berangsur-angsur mengalami penurunan dan membentuk kepulauan Jepang seperti sekarang ini.
Jepang yang memiliki ¾ kawasan pegunungan atau + 70% dari keseluruhan daratan memiliki empat musim yang berbeda. Empat musim tersebut adalah musim semi/haru (Maret – Mei), panas/natsu (Juni – Agustus), dingin/fuyu (September – Nopember), gugur/aki (Desember – Februari). Meski perubahan-perubahan iklim & cuaca sangat dinantikan masyarakat Jepang, ternyata Jepang sangat rawan terjadi gempa bumi dan bencana alam akibat letak geografisnya yang dipenuhi dengan pegunungan dan bukit-bukit.
Penghuni Jepang sendiri berasal dari beberapa negara yang bersinggah dan melakukan jual beli. Banyak pihak yang berpendapat berbeda akan hal ini. Masyarakat awam cenderung beranggapan bahwa suku Ainu lah sebagai penduduk pertama Jepang. Namun, pendapat tersebut belum dapat dibenarkan. Pendapat lain juga menyebutkan bahwa penduduk asli atau nenek moyang Jepang adalah yang memiliki kebudayaan Jōmon. Hal ini dikarenakan telah ditemukannya fosil dari hasil kebudayaan Jōmon. Ada pendapat lain yang menyebutkan, dan terkenal dengan sebutan Teori Selatan-Utara bahwa nenek moyang Jepang yang asli berasal dari daratan Asia yang tinggal dan menamakan dirinya sebagai Kikajin yang berawal pada jaman Yayoi.
Teori Selatan menyebutkan bahwa nenek moyang Jepang berasal dari Asia Tenggara seperti Tibet, Taiwan, Kepulauan Pasifik Barat Daya, Melayu, dan bahkan Indonesia. Teori ini dapat dibenarkan dengan adanya penemuan tentang cara bercocok tanam yang dilakukan oleh nenek moyangnya dengan cara membuat sawah.
Teori Utara menyebutkan lain. Di sini disebutkan bahwa nenek moyang Jepang berasal dari pusat daratan Asia seperti Mongol, Manchuria, Siberia, dan Turki. Teori juga dapat dibenarkan karena tata bahasa yang digunakan dalam keseharian msyarakat Jepang sesuai dengan susunan bahasa Korea, Ural, Turki, dan sebagainya.

Zaman di Jepang
Pada dasarnya, Jepang memiliki banyak jaman sesuai dengan perubahan masa dan kekuasaan. Namun, secara garis besar Jepang dibagi menjadi 5 periode. Periode tersebut meliputi
1.    Abad kuno atau disebut dengan ‘Kodai’. Periode ini meliputi zaman primitif / Genshi Jidai (abad ke-3), zaman Yamato (592), zaman Nara (710), dan zaman Hei An (794-1192)
2.    Abad pertengahan atau disebut dengan ‘Chuusei’ yang meliputi zaman Kamakura (1192-1333), zaman Muromachi (1334-1573), dan zaman Azuchi Momoyama (1573-1603)
3.    Abad pra modern atau ‘Kinsei’ yang dimulai dengan zaman Edo (1603-1868)
4.    Abad modern atau ’Kindai’. Pada periode Jepang banyak mengalami perubahan dan mulai dikenal dunia luar. Zaman yan sering dibicarakan ini dikenal dengan zaman Meiji (1868-1912)
5.    Dewasa ini atau lebih dikenal dengan ‘Gendai’. Periode ini meliputi zaman Taisho (1912-1926), zaman Showa (1926-1991), dan zaman Heisei (1991-sekarang?)
Dalam perputaran tiap zaman, Jepang juga mengalami perubahan kebudayaan. Namun, perubahan yang paling besar (meliputi social dan politik) adalah saat terjadinya ‘Restorasi Meiji’. Pada saat itu, Jepang dipaksa untuk kembali membuka diri untuk negara luar.

Selasa, 06 Desember 2011

pemuda dan sosialisasi

    Internalisasi dan sosialisasi
Pengertian Pemuda :
sosok individu yang berusia produktif dan mempunyai karakter khas yang spesifik yaitu revolusioner, optimis, berpikiran maju, memiliki moralitas, dsb. Kelemahan mecolok dari seorang pemuda adalah kontrol diri dalam artian mudah emosional, sedangkan kelebihan pemuda yang paling menonjol adalah mau menghadapi perubahan, baik berupa perubahan sosial maupun kultural dengan menjadi pelopor perubahan itu sendiri.
Perubahan
Peran penting dari seorang pemuda adalah pada kemampuannya melakukan perubahan. Perubahan menjadi indikator suatu keberhasilan terhadap sebuah gerakan pemuda. Perubahan menjadi sebuah kata yang memiliki daya magis yang sangat kuat sehingga membuat gentar orang yang mendengarnya, terutama mereka yang telah merasakan kenikmatan dalam iklim status quo

·         Pengertian  Sosialisasi :
Sosialisasi diartikan sebagai sebuah proses seumur hidup bagaimana seorang individu mempelajari kebiasaan-kebiasaan yang meliputi cara-cara hidup, nilai-nilai, dan norma-norma social yang terdapat dalam masyarakat agar dapat diterima oleh masyarakatnya. Berikut pengertian sosialisasi menurut para ahli 
1. Charlotte Buhler 
Sosialisasi adalah proses yang membantu individu-individu belajar dan menyesuaikan diri, bagaimana cara hidup, dan berpikir kelompoknya agar ia dapat berperan dan berfungsi dengan kelompoknya. 
2. Peter Berger 
Sosialisasi adalah suatu proses dimana seseorang menghayati serta memahami norma-norma dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya
·         Internalisasi Belajar dan Sosialisasi :
Internalisasi adalah perubahan dalam masyarakat. Sedangkan Sosialisasi adalah suatu peroses yang mempelajari tentang norma - norma masyarakat yang akan membentuk keperibadiannnya dilingkungan masyarakat. Jadi jika tidak adanya Internalisasi dan Sosialisasi didalam lingkungan masyarakat. Maka tidak akan ada perubahan dilingkungan itu.
·         Apa itu proses sosialisasi :
Proses sosialisasi adalah proses pembelajaran seorang individu dalam suatu kelompok masyarakat .Proses sosialisasi terjadi apabila seseorang mematuhi norma-norma tempat ia hidup sehingga menaggap kelompo tersebut menjadi bagian dari dirinya .
·         Peranan Pemuda dan Mahasiswa dalam Masyarakat :
·         Peranan pemuda dalam masyarakat dibedakan atas dua hal :
·         a.       Peranan pemuda yang didasarkan atas usaha pemuda untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan :
·         -          Pemuda meneruskan tradisi dan mendukung tradisi
·         -          Pemuda yang menyesuaikan diri dengan golongan yang berusaha mengubah tradisi.
·         b.      Peranan pemuda yang menolak untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya dibedakan menjadi :
·         -          Jenis pemuda pembangkit, yaitu pengurai atau pembuka kejelasan dari suatu masalah sosial. Contoh sastrawan Rendra dan Chairil anwar pada masanya.
·         -          Jenis pemuda nakal/ delinkuen, yaitu jenis pemuda yang tidak berniat mengadakan perubahan pada budaya maupun masyarakat tetapi hanya berusaha memperoleh manfaat dari masyarakat dengan tindakan menguntungkan bagi diri sendiri.
·         -          Jenis pemuda radikal, yaitu mereka yang berkeinginan besar mengubah masyarakat dan kebudayaan lewat cara-cara radikal, revolusioner tanpa memikirkan lebih jauh bagaimana selanjutnya.  

narasumber:google.com

Sabtu, 05 November 2011

Hubungan individu dengan keluarga dan masyarakat

Pernah mendengar kalimat "setiap orang tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain". Itu menjelaskan bahwa manusia adalah mahluk sosial,dan pasti didalamnya terbentuk hubungan individu,keluarga,dan masyarakat,semuanya itu pasti mengalami interaksi sosial.
Apakah interaksi sosial itu?
Interaksi sosial adalah hubungan antara individu dengan individu,individu dengan kelompok,dan kelompok dengan kelompok dalam bentuk kerjasama,serta persaingan atau pertikaian.
Jadi ketika kita meminta bantuan seseorang,atau mempunyai kelompok dalam masyarakat,perlu kita ketahui bahwa kita telah mengadakan interaksi sosial.

Hubungan individu dengan keluarga
Adapun hubungan individu dengan keluarga sangat berperan besar membentuk kepribadian seorang anak,seperti pepatah "buah jatuh tak jauh dari pohonnya" bahwa kepribadian seorang anak tak jauh dari ibunya.Orang tua berperan sebagai pendidik pertama bagi anak-anaknya.Orang tua menanamkan nilai-nilai hidup dalam keluarga.

Hubungan individu dengan masyarakat
Selain dengan keluarga ,individu juga berhubungan dengan masyarakat,setelah kepribadian dibentuk didalam suatu keluarga,manusia pasti menerapkannya pada masyarakat dalam menjalani perannya,dan pola pokirpun ikut berubah sejalan dengan peran yang diperoleh di dalam masyarakat tersebut.Itulah mengapa manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain.

Beragam kebudayaan dan beragam kepribadian


Ketika mendengar kata kebudayaan,terlintas banyaknya budaya di Indonesia pastilah tidak jauh dari istilah perbedaan.Masyarakat Indonesia dapat menerima perbedaan tersebut adapula yang tidak.Segala sesuatunya itu berasal dari kepribadian seseorang dalam menanggapi kebudayaan tersebut.
Indonesia adalah negara kepulauan,dengan beraneka ragam budaya tercipta,Ras,daerah,suku,sangatlah beragam.Tetapi bukan hanya budaya,kepribadian pun beragam ada yang tekun,sopan,ramah dan lainlain.keperibadian dan budaya itu saling berkesinambungan.
Ada beberapa contoh bahwa kebudayaan cukup mempengaruhi kepribadian yaitu: orang batak berwatak keras,orang sunda berwatak halus mengapa demikian?itu disebabkan oleh gaya atau cara mereka hidup dan bagaimana lingkungannya.Kebanyakan orang batak tinggal di medan,disana pola hidup mereka sangatlah berbeda,mereka bekerja keras untuk hidup,semua itu dapat mempengaruhi pola pikir mereka.Beda halnya dengan orang sunda yang kebanyakan tinggal di pegunungan,lingkungan mereka cukup ramah,udaranya sejuk sangat mempengaruhi mereka dalam berwatak,berbahasa dan berperilaku.Tetapi inilah Indonesia,dengan banyaknya suku,bahasa,kebudayaan serta kepribadian membuat indahnya perbedaan menjadi satu,satu Nusa,satu Bangsa.

Rabu, 08 Juni 2011

Hanya sebuah awal

Hidup ini sebuah scenario ilahi
Hidup ini hanyalah titipan
Hidup ini tentang kejujuran hati dan diri
Hidup ini penuh dengan kepasrahan
Hidup ini tak lepas dari coba dan goda
Tak juga lepas dari tawa dan tangis
Namun, semuanya sementara, lalu berganti
Jadikanlah semua ini anugerah
Jadikanlah semua ini berkah dan rahmat
Tataplah dengan mata bening ketulusan
Rentanglah luas hatimu
Walau terkadang menyesakkan
Hingga napas tertinggal
Hingga gelap rasanya mata dan hati
Namun..
Percayalah, selalu ada awal baru disana
Yang telah disiapkan-Nya
Bagi manusia-manusia terpilih

-kutipan novel neo-

Senin, 06 Juni 2011

cinta
cinta itu abu-abu
cinta itu tidak bisa hitam atau putih
karenanya ia terlalu pelik
untuk terdefinisikan
belajar mengerti memang  utuh waktu
tak hanya itu ,usaha pun besar
terkadang hingga  rasa tak kuasa lagi
tapi apa daya cinta bagian hidup
nikmatilah cinta selagi bisa
walau jatuh bangun adalah bagiannya
nikmatilah cinta selagi bernyawa
karena bila usai cerita hidup
cinta itu tak lagi abu-abu

cinta
cinta itu abu-abu
cinta itu tidak bisa hitam atau putih
karenanya ia terlalu pelik
untuk terdefinisikan
belajar mengerti memang  utuh waktu
tak hanya itu ,usaha pun besar
terkadang hingga  rasa tak kuasa lagi
tapi apa daya cinta bagian hidup
nikmatilah cinta selagi bisa
walau jatuh bangun adalah bagiannya
nikmatilah cinta selagi bernyawa
karena bila usai cerita hidup
cinta itu tak lagi abu-abu