Senin, 16 April 2012

WARALABA&FRANCHISE

WARALABA
waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa

CIRI-CIRI WARALABA

1.Memiliki sistem kuat dan bermodal besar.
2. Memiliki laporan keuangan yang rapi, mudah dibaca, dan tak dibuat
berdasarkan karangan. Akan lebih baik bila dibuat oleh akuntan publik.
3. Tak sekadar menjual bisnisnya. Tak pelit membagi pengalaman selama menggeluti usahanya, memberikan saran pada pewaralaba soal lokasi yang bagus, ada standar pelayanan dan kontrol kualitas.
4. Menyediakan pelatihan kepada tenaga kerja, hingga mereka mahir melakukan tugasnya.
5. Menyediakan alat-alat yang dibutuhkan, sehingga pewaralaba tidak perlu membeli alat yang mahal.
6. Menyuplai bahannya, supaya kualitas produk di semua pewaralaba tetap terjaga.
7. Jujur pada pewaralaba mengenai manajemen dan kondisi keuangan waralaba miliknya. 

SYARAT- SYARAT WARALABA

1.    memiliki ciri khas usaha misalnya merk, bahan baku, cara penyajian dan sebagainya.
2.    perusahaan harus membukukan keuntungan selama minimal dua tahun.
3.    perusahaan waralaba wajib memiliki standar operasi pelayanan (SOP) atas barang dan jasa yang ditawarkan.
4.    SOP tersebut harus mudah diajarkan dan diaplikasikan

Keuntungan Menjalankan Bisnis Waralaba
1. Konsep bisnisnya sudah jelas dan dibantu dengan adanya Pelatihan sehingga bisnis berjalan sesuai dengan konsep atau sesaui dengan produk utama.
2. Menjalankan konsep bisnis yang sudah jalan dan dikenal oleh masyarakat
3. Kontrol bisnis sudah dibantu oleh system
4. Bisa konsultasi dengan penyedia waralaba setiap kendala yang diahadapi di lapangan
5. Pengembangan bisnis dipikirkan juga oleh penyedia waralaba
Kerugian Menjalankan Bisnis Waralaba
1. Rugi Ketika salah memilih waralaba karena di awal kita telah menyetorkan uang franchise fee yang nilainya cukup besar
2. Keuntungan yang didapat sebagian penyedia waralaba menetapkan bagi hasil
3. Sebagian penyedia waralaba tidak banyak membantu dalam mengembangkan bisnis, mereka hanya memberikan konsep, mentrasfer konsep tetapi mereka tidak bertanggung jawab terhadap kesuksesan bisnis, mereka lepas tangan terhadap perjalanan bisnis selanjutnya.
4. Jika bisnis utama mendapat masalah maka akan berpengaruh terhadap bisnis waralaba yang lainnya.
Oleh karena itu ketika kita memutuskan untuk menjalankan bisnis waralaba maka kita harus pelajari benefit dan support apa yang diberikan oleh penyedia waralaba, peran yang diberikan oleh penyedia waralaba harus besar dan kita memang sangat membutuhkannya karena kita memang tidak bisa melakukannya sendiri dan tidak punya pengalaman terhadap bidang tersebut.
CONTOH WARALABA

Contoh waralaba yaitu NVESTASI di BIMBINGAN BELAJAR & ENGLISH PROGRAM

FRANCHISE

Pengertian franchise adalah duplikasi bisnis yang telah sukses, sehingga bagi mereka yang akan membeli bisnis franchise tidak perlu lagi bersusah payah menjalankan bisnis ini dari awal dan tidak perlu harus jatuh bangun untuk memulai bisnis ini. Mereka hanya menjalankan sistem yang telah berjalan tinggal start up langsung meneruskan bisnis  yang  memang telah teruji keberhasilannya.


CIRI-CIRI FRANCHISE

1. Memiliki ciri khas usaha.
Yang dimaksud dengan “ciri khas” adalah suatu usaha yang memiliki keunggulan atau perbedaan yang tidak mudah ditiru dibandingkan dengan usaha lain sejenis, dan konsumen selalu mencari cirri khas yang dimaksud. Misalnya, sistem manajemen, cara penjualan dan pelayanan, atau penataan atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari pemberi waralaba.
2. Terbukti sudah memberikan keuntungan.
Yang dimaksud “sudah memberi keuntungan” adalah menunjuk kepada pemberi waralaba yang telah dimiliki kurang lebih 5 (lima) tahun dan telah mempunyai kiat-kiat bisnis untuk mengatasi masalah-masalah dalam perjalanan usahanya, dan ini terbukti dengan masih bertahan dan berkembangnya usaha tersebut dengan menguntungkan.
3. Memiliki standar atas pelayanan barang dan jasa yang ditawarkan yang dibuat secara tertulis.
Yang dimaksud adalah standar secara tertulis supaya penerima waralaba dapat melaksanakan usaha dalam kerangka kerja yang jelas dan sama (standar operasional kerjanya).
4. Mudah diajarkan dan diaplikasikan.
Yang dimaksud dengan “mudah diajarkan dan diaplikasikan” adalah mudah dilaksanakan sehingga penerima waralaba yang belum memiliki pengalaman atau pengetahuan mengenai usaha sejenis dapat melaksanakannya dengan baik sesuai dengan bimbingan operasional dan manajemen yang berkesinambungan yang diberikan oleh pemberi waralaba.
5. Adanya dukungan yang berkesinambungan.
Yang dimaksud dengan “dukungan yang berkesinambungan” adalah dukungan dari pemberi waralaba secara terus menerus seperti bimbingan operasional, pelatihan, dan promosi.
6. Hak dan kekayaan intelektual yang telah terdaftar.
Yang dimaksud dengan “hak kekayaan intelektual yang telah terdaftar” adalah hak kekayaan intelektual yang terkait dengan usaha seperti merek, hak cipta, hak paten, rahasia dagang sudah di daftarkan dan mempunyai sertifikat atau sedang dalam proses pendaftaran di instansi yang berwenang.

SYARAT-SYARAT FRANCHISE

1.    menyukai produk tersebut
2.    mengetahui bagaimana memilih franchise
3.    jangan lebih banyak berpikir daripada bertindak
4.    memiliki lokasi usaha yang strategis
5.    komit dengan pilihan anda : memiliki waktu untuk mengawasi jalannya usaha ini
6.    sanggup bekerjasama yang baik dengan franchisor



KEUNGGULAN

Keunggulan berbisnis franchise dilihat dari dua sisi yang berbeda,  yang pertama dari sisi sebagai franchisee atau orang yang membeli bisnis franchise.
Dari sisi franchisor keunggulan bisnis franchise merupakan sarana pengembangan bisnis yang tidak memerlukan modal besar,tentunya jika kita membuat jaringan atau gerai sendiri tentu memerlukan modal yang tidak sedikit, keunggulan franchise juga sebagai cara yang efektif sebagai mekanisme penetrasi pasar sehingga semakin banyak jumlah franchiseenya akan semakin kuat jaringan bisnis  yang dimiliki oleh si franchisor-nya.

KELEMAHAN

1. Produk yang ditawarkan kurang menarik. Meskipun saat ini banyak franchisor yang mewaralabakan bisnisnya, namun tidak semua produk yang ditawarkan berhasil menarik minat konsumen

2. Kontrol bisnis yang masih lemah. Perkembangan jumlah mitra yang semakin meningkat, ternyata tidak selalu berdampak baik bagi para mitranya. Terutama bagi mitra yang lokasinya cukup jauh dengan franchisor, bisa dipastikan operasional bisnis mereka tidak bisa terkontrol dengan baik. Oleh karena itu, walaupun ada franchisor yang akan membantu Anda dalam menjalankan usaha, namun jangan sepenuhnya bergantung kepada mereka. Belajarlah menjalankan usaha secara mandiri, dengan bimbingan dari franchisor Anda.

3. Komitmen para mitra kurang kuat. Murahnya biaya investasi yang ditawarkan para penyelenggara kemitraan ala gerobak, membuat sebagian besar para mitra menjadikan usaha tersebut sebagai ajang coba-coba. Sehingga mereka tidak menjalankan kemitraan dengan serius, dan akan meninggalkan kemitraannya bila omset yang dihasilkan ternyata tidak bisa optimal. Kondisi ini tentunya akan merugikan franchisor dan mitra lainnya, sebab hal tersebut membuat citra sebuah franchise dipandang kurang berkualitas oleh para konsumen

4. Persiapan franchisor yang kurang matang. Sekarang ini tidak hanya para mitra saja yang menjalankan bisnis waralaba dengan coba-coba, tidak sedikit para franchisor yang menawarkan sistem kemitraannya dengan perencanaan yang kurang matang. Sehingga kemitraan tersebut tidak dapat berjalan dengan lancar, dan akhirnya hanya kandas di tengah persaingan bisnis waralaba yang kian tinggi.

CONTOH FRANCHISE

Contohnya adalah martabak spektakuler , atau franchise makanan di gerobak
www.gunadarma.ac.id

Kamis, 29 Maret 2012

QUOTES OF THE DAY

I love every single word that describe something, we don’t talk obut grammar,vocab but simple…like LOVE

We can take many  meanings of the word ..

 A woman should know how to look like a girl, how to act like a lady, how to think like a man


Rabu, 14 Maret 2012

Entrepreneurship

Definition of Entrepreneurship
Entrepreneurship is a free and have the ability to live independently in the course of its business or its business or life
He is free to design, specify managing, controlling all his efforts. While entrepreneurship is an attitude, spirit and ability to create something new which is very valuable and useful to himself and others. Entrepreneurship is the mental attitude and spirit that is always active or creative helpless, bercipta, berkarsa and bersaahaja in trying to increase revenue in a credible form of business or their work.

CHARACTERISTICS OF ENTREPRENEURSHIP
A. High Achievement Motive
The experts suggested that a person has interest in entrepreneurship because of a particular motif, the motif achievement .
Achievement motive is a social value that emphasizes the desire to achieve their best in order to achieve personal satisfaction

B. always Perspective
An entrepreneur should be able to contemplate a future with more optimism. Looking ahead to think and try. Business opportunities with the full calculation. People who are oriented to the future is the one who has the perspective and vision of the future

C. Has Higher Creativity
According to Teodoro Levit, creativity is the ability to think in new and different. According to Levit, creativity is thinking something new therefore enurutnya entrepreneurial thinking and acting is something new or something old thinking in new ways.

D. Having High Innovative Behavior
Become a powerful entrepreneur is not easy. But not as difficult as many people imagine, because everyone in learning entrepreneurship.

E. Always Commitment at Work, has work ethic and Responsibilities
An entrepreneur must have the spirit of commitment in their efforts
and determined to devote all of their concern in the business will they do, in running the business
a successful entrepreneur who continues to have the passionate determination mengebu
and burning (high spirits) in developing its business,
he is not half-half in trying, daring to risk,
work hard, and not afraid to face the opportunities that exist
market. Without the efforts were full of work that
they do it as good as any entrepreneur would come to an
failure in business. It is therefore important for a
entrepreneurs to commit to the effort and work

Student activity units (abbreviated UKM) is a container of student activities to develop their interests, talents and expertise of its members. This institution is a partner of intra-campus student organizations such as the student senate and the executive body of students, both located at the level of courses, majors, and universities. These institutions are autonomous, and not a sob-ordinate of the executive and the student body.
Student activity unit consists of three groups of interest:
• Unit sports activities,
• Unit arts activities. Example: Band UKM, Dance UKM, Drama UKM, UKM Arts and Culture.
• Unit specific activities (scouts, regimental student, the student press, student cooperatives, units of spirituality, and so on).

 EXAMPLE
Contoh wirausaha modal kecil yang kami maksud adalah Bisnis Abe yang saat ini banyak dijalankan para pebisnis internet namun ada juga yang lewat darat. Bisnis Abe merupakan usaha modal kecil yang bakalan awet dan mudah dijalankan karena produknya yang sangat unik dan mudah diserap pasar sehingga sangat laris tidak hanya didarat tapi juga di Internet.
Bagi anda yang suka jualan maka Bisnis Abe merupakan wirausaha modal kecil yang cocok untuk anda dan jika anda suka dengan bisnis jaringan sangat pas sekali sebab Bisnis Abe juga termasuk bisnis MLM namun kita boleh hanya jualan saja jika tidak ingin menjalankan bisnis jaringannya. Seperti apa sebenarnya Bisnis Abe silahkan baca disini: Bisnis Abe.
Sebenarnya contoh wirausaha modal kecil bertebaran di Internet . Bisnis Abe hanya satu diantara sekian banyak wirausaha modal kecil di Internet.
 www.gunadarma.ac.id



Senin, 09 Januari 2012

iptek dan kemiskinan

TEKNOLOGI 

Pada era globalisasi saat ini, masyarakat Indonesia di tuntut untuk mampu menggunakan teknologi agar mampu bersaing dengan Negara lain. Saat ini, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mampu menggunakan Teknologi dengan baik, contohnya saja dalam hal pengoperasian komputer, masih banyak yang belum menguasai Microsoft Office, sehingga Sumber Daya Manusia yang ada belum mencapai tingkat yang sesuai dalam menghadapi era globalisasi saat ini. Pihak sekolah, menjadikan TIK (Teknologi Komunikasi dan Informasi) sebagai mata pelajaran yang harus dipelajari siswa. Dan belum semua guru mampu mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran, sehingga membuat proses pembelajaran menjadi monoton dan membosankan.
Namun saat ini, di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dsb, sudah mampu mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran mereka. Contohnya saja, sudah adanya Sekolah yang menerapkan E-learning dalam proses pembelajaran mereka. Adanya sekolah yang menerapkan pendidikan jarak jauh yang membantu daerah-daerah terpencil agar mampu meraih pendidikan yang sebanding dengan mereka yang ada di kota-kota besar.
Masalah besar yang masih ada saat ini diantaranya adalah fasilitas dan kemampuan sumber daya manusia. Fasilitas untuk mendukung adanya pendidikan jarak jauh masih jauh melampaui biaya yang dimiliki pihak sekolah. Tidak semua sekolah mampu menyediakan fasilitas tersebut dengan biaya yang sedikit. Sumber daya guru yang masih sedikit dalam memiliki kemampuan mengoperasikan komputer dan program-program E-Learning. Adanya rasa “gengsi” guru untuk merubah pola mengajar mereka yang tradisional menjadi pembelajaran berbasis aneka sumber termasuk media pembelajaran juga merupakan salah satu kendala dalam pengintegrasian TIK. Alasan yang selalu ada yaitu kurangnya mereka menguasai media, dan ketidakmampuan itu terkadang tidak mau mereka hilangkan dan tidak mau mempelajari bagaimana media tersebut bekerja membantu proses pembelajaran. Masalah-masalah ini yang selalu menjadi kendala dalam mengintegrasikan TIK ke dalam proses pembelajaran.
Berbeda jauh dengan integrasi teknologi komunikasi dan informasi di kota-kota besar. Adanya pelatihan-pelatihan dan rasa keingintahuan guru untuk menguasai komputer membantu mereka untuk mengintegrasikan TIK dalam proses pembelajaran. Sehingga proses pembelajaran yang ada tidak lagi monoton, seperti penggunaan Power Point dalam pelajaran sejarah; adanya CD pembelajaran dalam pembelajaran Matematika, Biologi, Bahasa Inggris, dsb; adanya penggunaan audio dalam proses pembelajaran Listening pada pelajaran Bahasa Inggris dengan disediakannya Lab Bahasa pada beberapa sekolah; penggunaan Website (baik yang berbayar maupun tidak, misalnya Blog, dsb) pada beberapa sekolah yang mengerti manfaat website tersebut bagi siswa dan sekolah; juga dengan adanya pendidikan jarak jauh tentunya dengan didirikannya Universitas Terbuka dan SMP Terbuka. E-Learning saat ini menjadi satu kebutuhan penting dalam proses pembelajaran agar mampu meratakan pendidikan di Indonesia. Tinggal bagaimana pemerintah mengalokasikan dana pendidikan secara tepat dan merata agar terpenuhinya pemerataan pendidikan dan mengurangi kesenjangan pendidikan yang ada di kota besar dan daerah terpencil.

http://kupukuputp.blogspot.com/

Rabu, 04 Januari 2012

masyarakat pedesaan dan perkotaan

pengertian masyarakat pedesaan dan perkotaan dalam arti luas dan sempit :
Dalam arti luas masyarakat adalah ekseluruhan hubungan-hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya. Atau dengan kata lain
kebulatan dari semua perhubungan dalam hidup bermasyarakat. Dalam arti
sempit masyarakat adalah sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek
tertentu, misalnya territorial, bangsa, golongan dan sebagainya.

perbedaan masyarakat pedesaan dan perkotaan 

secara keseluruhan desa dan kota sangatlah berhubungan tetapi ada pula perbedaannya.
masyarakat desa: sifat keagamaan nya cukup kental,berpegang teguh pada agama,ada pula adat istiadat mereka yang tidak luntur,bahkan lebih percaya pada leluhur leluhur,mempunyai rasa kebersamaan yang tinggi saling menolong satu sama lain,pendidikan ratarata minimum,maka dari itu para kepala keluarga ratarata bekerja sebagai buruh,petani.
sebaliknya masyarakat kota sangat berpikir realistis ,dan sangat mandiri,sebagaimana lingkungan yang ada di perkotaan sangat berbeda jauh dengan di desa,mereka lebih sulit mencari pekerjaan,lebih sering menghadapi masalah masalah internal maupun eksternal. disana masyarakat kota sangatlah mementingkan dirisendiri drpd orglain karena dorongan keadaan yang serba sulit,tetapi ada kalanya mereka bersikap pengertian,dan uninduvidual.maka dari itu sangatlah jelas bahwa desa dan kota sangat berbeda. masyarakat kota sering kali berpergian atau refreshing ke pedesaan yang lebih tenang dan nyaman.

Rabu, 07 Desember 2011

warga negara dan negara


Sejarah Jepang


Awal Mula Terjadinya Jepang
Jepang kini sudah dikenal masyarakat dunia bukan lagi sebagai negara berkembang melainkan sebagai negara maju.. Hal ini dibuktikan dengan merajalelanya produk-produk yang beredar dengan lebel Negara Matahari Terbit tersebut. Seperti konsumsi (rumah makan), barang elektronik, transportasi, pakaian, dan bahan baku lainnya bahkan atom & nuklir.
Jepang sendiri adalah negara yang tidak begitu luas dibandingkan dengan Indonesia. Namun Jepang sudah mampu mengalahkan negara-negara Asia lainnya. Luas negara Jepang sendiri adalah + 378.000km2 (ada pula yang menyebutkan hanya 370.000 km2). Itu berarti hanya 1/25 (seper dua puluh lima) dari negara Amerika. Bahkan cenderung lebih kecil dari Kalifornia.
Berdasarkan keadaan geografis dan sejarahnya, Jepang dibagi menjadi sembilan kawasan dari 47 prefektur. Kesembilan wilayah tersebut adalah Hokkaido, Tohoku, Kanto, Chubu, Kinki, Chugoku, Shikoku, Kyushu, dan Okinawa. Sedang empat pulau utamanya adalah Hokkaido, Honshu, Shikoku, dan Kyushu.
Selain dikenal sebagai product monster, Jepang juga dikenal sebagai negara misteri karena penuh tanda tanya dan sejarah. Mulai dari agama, bahasa, kebudayaan, penduduk, hingga awal terjadinya kepulauannya. Jika Amerika ditemukan oleh Colombus?, maka tidak begitu dengan Jepang.
Awal terjadinya kepulauan Jepang dimulai pada masa Palaozoic. Kala itu Jepang masih merupakan dasar lautan. Setelah memasuki masa Mesozoic, dasar lautan yang dimaksud mengalami perubahan dan membentuk daratan yang menyambung dengan Asia. Namun, pada akhir periode III masa Cenozoik, daratan tersebut kembali ke dasar laut.
Pada periode IV masa Deluvium, dasar laut tersebut timbul kembali dan sekali lagi menyatu dengan Asia. Setelah mengalami banyak perubahan alam dan cuaca, pada zaman es ke-3 (Dilivium), daratan yang menyatu dengan Asia ini berangsur-angsur mengalami penurunan dan membentuk kepulauan Jepang seperti sekarang ini.
Jepang yang memiliki ¾ kawasan pegunungan atau + 70% dari keseluruhan daratan memiliki empat musim yang berbeda. Empat musim tersebut adalah musim semi/haru (Maret – Mei), panas/natsu (Juni – Agustus), dingin/fuyu (September – Nopember), gugur/aki (Desember – Februari). Meski perubahan-perubahan iklim & cuaca sangat dinantikan masyarakat Jepang, ternyata Jepang sangat rawan terjadi gempa bumi dan bencana alam akibat letak geografisnya yang dipenuhi dengan pegunungan dan bukit-bukit.
Penghuni Jepang sendiri berasal dari beberapa negara yang bersinggah dan melakukan jual beli. Banyak pihak yang berpendapat berbeda akan hal ini. Masyarakat awam cenderung beranggapan bahwa suku Ainu lah sebagai penduduk pertama Jepang. Namun, pendapat tersebut belum dapat dibenarkan. Pendapat lain juga menyebutkan bahwa penduduk asli atau nenek moyang Jepang adalah yang memiliki kebudayaan Jōmon. Hal ini dikarenakan telah ditemukannya fosil dari hasil kebudayaan Jōmon. Ada pendapat lain yang menyebutkan, dan terkenal dengan sebutan Teori Selatan-Utara bahwa nenek moyang Jepang yang asli berasal dari daratan Asia yang tinggal dan menamakan dirinya sebagai Kikajin yang berawal pada jaman Yayoi.
Teori Selatan menyebutkan bahwa nenek moyang Jepang berasal dari Asia Tenggara seperti Tibet, Taiwan, Kepulauan Pasifik Barat Daya, Melayu, dan bahkan Indonesia. Teori ini dapat dibenarkan dengan adanya penemuan tentang cara bercocok tanam yang dilakukan oleh nenek moyangnya dengan cara membuat sawah.
Teori Utara menyebutkan lain. Di sini disebutkan bahwa nenek moyang Jepang berasal dari pusat daratan Asia seperti Mongol, Manchuria, Siberia, dan Turki. Teori juga dapat dibenarkan karena tata bahasa yang digunakan dalam keseharian msyarakat Jepang sesuai dengan susunan bahasa Korea, Ural, Turki, dan sebagainya.

Zaman di Jepang
Pada dasarnya, Jepang memiliki banyak jaman sesuai dengan perubahan masa dan kekuasaan. Namun, secara garis besar Jepang dibagi menjadi 5 periode. Periode tersebut meliputi
1.    Abad kuno atau disebut dengan ‘Kodai’. Periode ini meliputi zaman primitif / Genshi Jidai (abad ke-3), zaman Yamato (592), zaman Nara (710), dan zaman Hei An (794-1192)
2.    Abad pertengahan atau disebut dengan ‘Chuusei’ yang meliputi zaman Kamakura (1192-1333), zaman Muromachi (1334-1573), dan zaman Azuchi Momoyama (1573-1603)
3.    Abad pra modern atau ‘Kinsei’ yang dimulai dengan zaman Edo (1603-1868)
4.    Abad modern atau ’Kindai’. Pada periode Jepang banyak mengalami perubahan dan mulai dikenal dunia luar. Zaman yan sering dibicarakan ini dikenal dengan zaman Meiji (1868-1912)
5.    Dewasa ini atau lebih dikenal dengan ‘Gendai’. Periode ini meliputi zaman Taisho (1912-1926), zaman Showa (1926-1991), dan zaman Heisei (1991-sekarang?)
Dalam perputaran tiap zaman, Jepang juga mengalami perubahan kebudayaan. Namun, perubahan yang paling besar (meliputi social dan politik) adalah saat terjadinya ‘Restorasi Meiji’. Pada saat itu, Jepang dipaksa untuk kembali membuka diri untuk negara luar.

Selasa, 06 Desember 2011

pemuda dan sosialisasi

    Internalisasi dan sosialisasi
Pengertian Pemuda :
sosok individu yang berusia produktif dan mempunyai karakter khas yang spesifik yaitu revolusioner, optimis, berpikiran maju, memiliki moralitas, dsb. Kelemahan mecolok dari seorang pemuda adalah kontrol diri dalam artian mudah emosional, sedangkan kelebihan pemuda yang paling menonjol adalah mau menghadapi perubahan, baik berupa perubahan sosial maupun kultural dengan menjadi pelopor perubahan itu sendiri.
Perubahan
Peran penting dari seorang pemuda adalah pada kemampuannya melakukan perubahan. Perubahan menjadi indikator suatu keberhasilan terhadap sebuah gerakan pemuda. Perubahan menjadi sebuah kata yang memiliki daya magis yang sangat kuat sehingga membuat gentar orang yang mendengarnya, terutama mereka yang telah merasakan kenikmatan dalam iklim status quo

·         Pengertian  Sosialisasi :
Sosialisasi diartikan sebagai sebuah proses seumur hidup bagaimana seorang individu mempelajari kebiasaan-kebiasaan yang meliputi cara-cara hidup, nilai-nilai, dan norma-norma social yang terdapat dalam masyarakat agar dapat diterima oleh masyarakatnya. Berikut pengertian sosialisasi menurut para ahli 
1. Charlotte Buhler 
Sosialisasi adalah proses yang membantu individu-individu belajar dan menyesuaikan diri, bagaimana cara hidup, dan berpikir kelompoknya agar ia dapat berperan dan berfungsi dengan kelompoknya. 
2. Peter Berger 
Sosialisasi adalah suatu proses dimana seseorang menghayati serta memahami norma-norma dalam masyarakat tempat tinggalnya sehingga akan membentuk kepribadiannya
·         Internalisasi Belajar dan Sosialisasi :
Internalisasi adalah perubahan dalam masyarakat. Sedangkan Sosialisasi adalah suatu peroses yang mempelajari tentang norma - norma masyarakat yang akan membentuk keperibadiannnya dilingkungan masyarakat. Jadi jika tidak adanya Internalisasi dan Sosialisasi didalam lingkungan masyarakat. Maka tidak akan ada perubahan dilingkungan itu.
·         Apa itu proses sosialisasi :
Proses sosialisasi adalah proses pembelajaran seorang individu dalam suatu kelompok masyarakat .Proses sosialisasi terjadi apabila seseorang mematuhi norma-norma tempat ia hidup sehingga menaggap kelompo tersebut menjadi bagian dari dirinya .
·         Peranan Pemuda dan Mahasiswa dalam Masyarakat :
·         Peranan pemuda dalam masyarakat dibedakan atas dua hal :
·         a.       Peranan pemuda yang didasarkan atas usaha pemuda untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungan :
·         -          Pemuda meneruskan tradisi dan mendukung tradisi
·         -          Pemuda yang menyesuaikan diri dengan golongan yang berusaha mengubah tradisi.
·         b.      Peranan pemuda yang menolak untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya dibedakan menjadi :
·         -          Jenis pemuda pembangkit, yaitu pengurai atau pembuka kejelasan dari suatu masalah sosial. Contoh sastrawan Rendra dan Chairil anwar pada masanya.
·         -          Jenis pemuda nakal/ delinkuen, yaitu jenis pemuda yang tidak berniat mengadakan perubahan pada budaya maupun masyarakat tetapi hanya berusaha memperoleh manfaat dari masyarakat dengan tindakan menguntungkan bagi diri sendiri.
·         -          Jenis pemuda radikal, yaitu mereka yang berkeinginan besar mengubah masyarakat dan kebudayaan lewat cara-cara radikal, revolusioner tanpa memikirkan lebih jauh bagaimana selanjutnya.  

narasumber:google.com